Call of Duty Modern Warfare 4 belakangan ini masih menjadi perbincangan, khususnya dari segi cerita terhadap nasib Task Force 141 serta perang Korea. Dan belum lama ini, dua mantan komandan tank Korea Utara juga turut memberikan pandangan mereka terhadap penggambaran negara tersebut di dalam game. Berikut informasinya!
Reaksi Mantan Komandan Tank Korea Utara Terhadap Modern Warfare 4

Dalam sebuah unggahan video di kanal YouTube DimpleVideo dan The NK Guys, dua mantan komandan tank Korea Utara yang bernama Kwon Hyo-jin dan Jung Min-woo, membandingkan situasi yang ditampilkan dalam game dengan pengalaman mereka selama bertugas di Korea Utara.
Meskipun game tersebut berhasil menggambarkan sejumlah aspek kehidupan di bawah rezim Korea Utara, tapi ternyata menurut mereka berdua beberapa bagian di dalam game justru terasa “lebih manusiawi” dibandingkan kenyataannya. Mungkin sebab game ini juga bisa dimainkan oleh anak-anak sehingga kekerasannya sedikit diminimalisir.
Kwon dan Jung menjelaskan bahwa masyarakat Korea Utara menghadapi pembatasan hak asasi manusia, pengawasan ketat, serta ancaman hukuman brutal di dalam kehidupan sehari-harinya; baik terhadap orang dewasa maupun anak-anak. Belum lagi dengan adanya praktik hukuman “three-generation punishment“, yakni hukuman yang dapat melibatkan hingga 3 generasi dalam satu keluarga.
Dari sisi militer, mereka berdua cukup terkejut dengan seragam tentara Korea Utara yang tampak lengkap dan terlindungi di Modern Warfare 4. Dalam kenyataannya, sejumlah tentara dilaporkan tidak memiliki perlengkapan memadai, termasuk rompi antipeluru. Mereka juga menghadapi perlakuan keras dari atasan, yang semakin memperburuk kondisi selama menjalani tugas militer.

Di sisi lain, Kwon dan Jung memberikan tanggapan positif terhadap adegan yang memperlihatkan penghancuran patung serta simbol-simbol negara Korea Utara. Bagi mereka, adegan tersebut terasa melegakan karena tindakan semacam itu hampir mustahil dilakukan secara terbuka oleh masyarakat yang hidup di sana.
Meski menemukan sejumlah hal yang kurang akurat dalam penggambaran kondisi militer dan kehidupan masyarakat Korea Utara, keduanya tetap mengapresiasi upaya Modern Warfare 4 dalam mengangkat isu tersebut.
Mereka menilai bahwa representasi Korea Utara dalam Call of Duty dapat membantu memperkenalkan situasi negara itu kepada khalayak internasional, terutama terkait pelanggaran hak asasi manusia dan kondisi kehidupan masyarakatnya.
Baca juga informasi menarik Gamebrott terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com















