[REVIEW] APEX Legends – Battle Royale Gratisan Kualitas Bintang Lima!


Follow Us

Tak dapat dipungkiri bahwa battle royale memang tengah jadi genre primadona dalam kurun 2 tahun terakhir ini. Eksistensi PUBG sebagai “pionir” genre ini membuat para developer & publisher berlomba-lomba menemukan formula baru agar genre ini terasa lebih spesial. Salah satu hal tersebut datang dari Respawn, mereka memberikan sebuah kejutan di minggu lalu melalui game battle royale terbarunya – APEX Legends.

Nulis artikel dibayar

Mengejutkan, sebuah hal yang kami rasakan ketika melihat sepak terjang Respawn saat itu, diduga bakal umumkan sebuah seri Titanfall terbaru, mereka justru langsung merilis APEX Legends sebagai sebuah game free to play. Unik, adiktif, & “mewah”, 3 hal yang jelas kami rasakan ketika menjajal game battle royale yang satu ini, tak heran bila ia mampu menggaet lebih dari 25 juta pemain dalam 1 minggu saja.

Bagi kalian yang telah membaca first impression dari kami sebelumnya, tentu telah sedikit memiliki gambaran jelas akan apa yang ditawarkan Respawn melalui APEX Legends. Seperti janji kami sebelumnya juga, kini tiba bagi kami untuk memberikan ulasan lengkap APEX Legends melalui review kali ini. Benarkah APEX Legends merupakan sebuah game battle royale dengan kualitas bintang lima?

Gameplay

Untuk dapat menggaet atensi para gamer di seluruh dunia, tentu Respawn harus menyematkan elemen berbeda pada APEX Legends di tengah ketatnya persaingan game battle royale. Hasilnya? Respawn ternyata benar-benar berhasil dalam hal tersebut, mereka berhasil mengimplementasikan gabungan berbagai elemen game kompetitif tak biasa dengan sangat matang.

Tak hadirkan mode solo, duo, ataupun squad 4-5 orang ala game battle royale kebanyakan, APEX Legends hanya memberikan opsi squad berisikan 3 pemain, akan ada 20 squad dengan 60 pemain di tiap match. Hal ini sebenarnya cukup disayangkan, dimana opsi untuk membentuk sebuah squad jadi terbatas dalam jumlah 3 saja. Namun untungnya, Respawn berencana menyematkan update mendatang dengan tambahan opsi solo & duo, semoga saja mereka juga memberikan jumlah maksimal tambahan untuk opsi squad.

Pertempuran menantang yang cepat!

APEX Legends menawarkan kerja sama tim sebagai moda utama untuk mencapai kemenangan, oleh sebab itu Respawn menyematkan sistem class didalamnya. Tiap karakter yang disebut sebagai “Legend” tersebut memiliki class berbeda-benada dengan ability uniknya masing-masing, yang bakal saling melengkapi tim. Ada tipe penyerang, defender, tracker, hingga medic, semuanya punya keunggulannya masing-masing untuk saling melengkapi, jelas akan susah rasanya bila bermain hanya dengan 1 class saja.

BACA JUGA  “Main Jelek” di Apex Legends Bisa Buatmu Dibanned Permanen
Tiap Hero/Legend punya ability uniknya masing-masing.

6 karakter terbuka secara gratis, sementara 2 lainnya, Mirage & Caustic harus diunlock terlebih dahulu, melalui grinding Legend Tokens, atau dengan jalan singkat melalui microtransaction. Jika kalian memilih melakukan grinding, butuh 1200 Legend Tokens untuk mengunlock 1 dari 2 karakter tersebut. Tiap kenaikan level, kalian akan diberikan 600 Legend Tokens, itu artinya butuh mencapai level 23 sebelum kalian dapat mengakses Mirage atau Caustic.

Baku tembak yang diwarnai berbagai kamampuan khusus para karakter membuat irama permainan game ini terasa cepat & menegangkan. Ia hadir bagaikan gabungan Overwatch, Titanfall, & PUBG, elemen gabungan 3 game yang mampu menyuguhkan sensasi fresh dalam genre battle royale. Berbagai elemen gameplay yang hadir tersebut benar-benar terasa mampu membangun sebuah konsep APEX Legends yang terasa “modern” & adiktif.

Ability dari tiap karakter terasa mudah untuk dipelajari & dikuasai dengan cepat, hal tersebut membuat para pemain kasual dapat beradaptasi dengan cepat. Ada 3 tipe ability, passive, tactical, & ultimate, passive akan muncul di saat-saat tertentu, tactical membutuhkan cooldown yang singkat, dan ultimate adalah ability pamungkas dengan durasi cooldown yang lebih lama.

NARUTO??

Yang jadi favorit kami? tentu datang dari Mirage, ia mampu mengeluarkan decoy berupa clone yang akan membuat bingung musuh. Sementara ability ultimatenya mampu membuat ia menghilang dan meninggalkan banyak clone dirinya. Atau Wraith yang mampu membuat portal dimensional untuk melakukan teleportasi dengan singkat, hingga kemampuan keren Banglore dalam meluncurkan hunjaman roket sebagai seorang attacker. Semua hero benar-benar memiliki ability yang tak hanya berguna untuk tim, namun juga terlihat sangat keren & unik.

Kemampuan teleportasi hero yang satu ini mengingatkan kami seorang heroine Marvel – Blink.

Fitur persenjataan yang ada juga terasa lebih bersahabat untuk para gamer casual, game ini tak seperti PUBG PC yang mengharuskan kalian mengattach senjata secara manual dengan tambahan item tertentu. Fitur auto attach yang ada akan secara otomatis membuat senjata kalian terkombinasi dengan extra part dari tiap senjata yang telah ada di equipment kalian.

Bagi kalian yang pernah bermain Titanfall, tentu juga tak asing dengan berbagai senjata yang dihadirkan, karena APEX Legends menyuguhkan berbagai senjata dari dunia Titanfall. Kalian bisa menemukan berbagai senjata ikoniknya seperti Wingman, R-301, Alternator, dan masih banyak lainnya. Namun tentunya untuk membuat semuanya terasa lebih balance, APEX Legends tak menghadirkan Titan didalamnya.

Pistol unik – Wingman kembali hadir, serasa bagaikan Titanfall versi Battle Royale, minus absennya Mecha (Titan).

Tak seperti game battle royale kebanyakan, APEX Legends tak menyematkan fitur kendaraan sebagai moda transportasi, namun sebagai gantinya, mereka menghadirkan zipline untuk berpindah tempat dengan lebih cepat. Kalian akan didorong melalui balon udara untuk mencapai tujuan yang kalian kehendaki. Tak hanya itu, fitur pergerakan juga dibuat lebih cepat, kalian dapat memanjat objek yang tinggi & melakukan sliding menuju dataran yang lebih rendah.

BACA JUGA  Event Kolaborasi John Wick Dalam Fortnite Telah Tersedia

Dalam APEX Legends, mati bukanlah akhir dari perjalanan, opsi revive saat mengalami knock down memang tersedia. Namun saat kalian benar-benar telah dihabisi musuh, kesempatan kalian untuk hidup masihlah terbuka selama rekan setim kalian mampu mengabil banner dari box jasad kalian dan meletakannya pada sebuah Beacon khusus yang tersedia di titik-titik tertentu.

Mati bukanlah akhir, masih ada kesempatan kedua.

Sistem kosmetik

Karena hadirnya sistem class, tentunya fitur kostumisasi karakter secara bebas ala PUBG & Fortnite tak tersedia di APEX Legends. Sebagai gantinya, kalian dapat memakai fitur kosmetik berupa skin yang akan mengubah tampilan outfit tampilan senjata kalian.

SIstem kosmetik untuk skin weapon.

Uniknya lagi, tak hanya skin saja, ada banner, finisher, dan pose untuk semakin membuat karisma karakter kalian terlihat lebih keren. Tetapi sayangnya, berbagai item kosmetik ini tak bisa diperoleh dengan mudah, ada 2 opsi, melalui Apex Pack yang kalian peroleh tiap kenaikan level, atau menggesekan kartu debit melalui fitur microtransaction yang akan kami bahas nantinya.

Skin karakter, Pose, & Banner bisa jadi ajang “berpamer ria” di tengah match.

Separah apa microtransaction?

Sebagai sebuah game free to play, tentunya untuk bertahan, EA & Respawn harus menyuntikan sistem microtransaction dalam gamenya yang satu ini. Namun apakah hal tersebut terasa sangat membebankan? sejauh ini bisa kami katakan “tidak”, karena fitur miscrotransaction yang hadir tak mempengaruhi gameplay.

Strenght: 00 Speed: 00 Luck: 100

Game ini menyediakan 3 jenis currency untuk berbelanja, Crafting Metals, Legend Tokens, & Apex Coins, ketiga currency tersebut memiliki caranya maing masing untuk didapatkan. Crafting Metals & Legend Token dapat diperoleh saat kenaikan level, sementara Apex Coins hanya tersedia melalui microtransaction.

Microtransaction yang hadir hanyalah sebatas instant unlock character & kosmetik yang akan mempercantik tampilan karakter hingga senjata kalian. Untuk mendapatkan skin & item kosmetik lainnya, kalian dapat melakukan gacha tiap kalian mendapat lootbox tiap kenaikan level. Opsi lainnya? jelas melalui microtransaction, namun tetap kami tekankan bahwa fitur ini hanya bersifat opsional & tak wajib. Kami sendiri jelas lebih memilih bermain apa adanya tanpa dorongan membeli kosmetik dengan uang sungguhan.

Visualisasi memukau

APEX Legends disongkong dengan Source engine yang telah dimodifikasi, sama seperti Titanfall 2, jelas kualitas visual yang disuguhkan tak dapat diragukan lagi. Tiap efek, partikel, texture, reflection, shadow, fog, hingga lighting mampu disuguhkan dengan sangat matang & mampu memanjakan mata.

BACA JUGA  Battlefield V Juga akan Hadirkan Elemen Rainbow Six Siege?

Environment yang tersaji terasa detail dan mampu menyuguhkan suasana battle royale yang terasa lebih imersif. Tiap efek khusus seperti ledakan, armor yang pecah, hingga kobaran api dari thermite terlihat keren & detail. Kami bahkan tak ragu untuk menyebut APEX Legends sebagai salah satu game battle royale dengan grafis paling memukau saat ini.

Soundtrack yang epik!

Sebuah hal yang cukup dapat diapresiasi untuk Respawn adalah kemampuan mereka untuk menyuguhkan soundtrack yang pas terhadap konsep battle royale moderm dari APEX Legends. Soundtrack yang hadir terasa matang, sebelum kalian memulai permainan, di main menu kalian juga telah disuguhkan sebuah soundtrack yang terasa “menggugah”.



Lalu soundtrack epik saat pertama kali terjun dari pesawat juga mampu memperkuat atmosfir permainan, seolah olah kalian akan segera berhadapan dengan tantangan yang epik. Dan saat menang? sebuah soundtrack epik terputar seolah-olah hadir sebagai hadiah atas kemenangan pertarungan sengit yang kalian lalui, semuanya berhasil tereksekusi dengan baik.



Conclusion

Respawn benar-benar berhasil membuat sebuah fenomena di awal tahun 2019 ini, eksistensi APEX Legends dalam ranah battle royale berhasil menyuguhkan sensasi yang terasa fresh. Mekanisme gameplay yang solid, konsep unik, deretan karakter yang menarik, hingga visualisasi yang memukau terbukti mampu mendorong APEX Legends menuju puncak.

APEX Legends terasa bagai sebuah game yang seharusnya “mahal”, kami sendiri bahkan masih sulit percaya bahwa game sematang ini hadir sebagai sebuah game free to play. Ia hadir bagaikan sebuah hidangan mewah bintang lima yang dapat kalian nikmati secara cuma-cuma. Game ini seolah-olah mampu mendorong standar battle royale menuju level yang jauh lebih tinggi dengan berbagai elemen yang disuguhkannya.

Namun walaupun demikian, game racikan Respawn yang satu ini masih memiliki sederet kekurangan yang patut untuk disoroti. Seperti map yang hanya ada 1, hingga mode pilihan yang terbatas pada squad 3 orang saja, semoga saja segelintir kekurangan tersebut akan segera diatasi oleh Respawn melalui berbagai updatenya di masa mendatang. Disamping itu, APEX Legends jelas tetap jadi sebuah game battle royale yang 100% kami rekomendasikan dan wajib kalian mainkan.


Baca juga berita atau artikel menarik lainnya dari Author.


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item