Berbeda dengan harga PC dan smartphone yang kian melambung tinggi, pasar Smart TV terlihat adem ayem saja. Padahal, smart TV juga menggunakan komponen yang sama yaitu chipset dan RAM. Tapi, mengapa sektor TV malah aman dari masalah yang dirasakan semua orang?
Smart TV Kebal dari Kenaikan Harga Karena Persaingan Ketat dan Iklan

Walau terlihat dari luar tidak ada gejolak, namun sebenarnya pasar smart TV juga terdampak dari kenaikan komponen elektronik belakangan ini. Hanya saja, persaingan di sektor ini terlampau ketat.
Menurut riset dari Omnia, persaingan yang terlampau ketat membuat produsen tidak berani menaikkan harga mereka. Profit yang didapatkan dari jualan per satu unit TV sangatlah tipis. Dengan begitu, para produsen harus mutar otak mencari pendapatan dengan iklan.

Jadi, iklan yang muncul dan tidak dapat dihapus ini merupakan salah satu bagian dari strategi para produsen untuk tetap bisa menjaga harga jual serendah mungkin. Belum lagi kebanyakan TV merupakan sistem beli putus sehingga tidak ada lagi yang bisa di-upgrade oleh konsumen.
Otomatis, iklan menjadi sumber pendapatan utama dan wajib jika ingin menekan harga demi bisa bersaing dengan kompetitor. Maker TV berani menyerap sebagian kecil biaya ekstra agar konsumen memilih produk mereka. Setelah itu, pendapatan akan mengalir terus melalui iklan.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















