Sony Berencana Budidayakan Pisang Menjadi Sebuah Controller

in , ,
Screenshot 2

Pelaku industri video game pasti selalu mencari suatu inovasi baru demi memberikan pengalaman bermain yang unik dan berbeda. Namun, terkadang inovasi tersebut terbilang cukup aneh bahkan dapat dikatakan tidak masuk akal.

Beberapa hari yang lalu, diberitakan seorang streamer yang bermain Hades menggunakan buah delima sebagai controller. Hal tersebut sepertinya menginspirasi perusahaan teknologi ternama asal Jepang, yaitu Sony yang baru saja dikabarkan mendaftarkan hak paten untuk mengubah buah pisang menjadi sebuah controller.

Menurut laporan dari GamesIndustry.biz, Sony berencana untuk mengubah benda sehari-hari untuk dijadikan sebuah controller untuk berman game. Hal tersebut dimungkinkan dengan memindai objek yang akan digunakan kemudian diunggah kedalam game. Dalam peragaannya, Sony memperlihatkan buah pisang dan buah jeruk sebagai contoh. Selain itu, teknologi tersebut sepertinya juga menganut sistem motion control dimana game dapat memindai pergerakan objek. Sehingga memungkinkan pemain untuk menggunakan pisang sebagai senjata pistol atau stir mobil untuk game balap.

Banana
Peragaan Sony dalam mengubah pisang menjadi controller

Sony juga menjelaskan bahwa pemain dapat menggunakan dua objek sekaligus, seperti menggunakan 2 buah pisang sebagai pistol dual-weilding. Menghalangi objek dari kamera juga akan menghentikan game untuk sementara (pause) agar tidak mengganggu jalannya permainan. Dalam dokumen hak patennya, Sony juga akan mengimplementasikan “virtual button” kedalam objek dengan bantuan teknologi AR dan VR.

Saat ini, sepertinya pengembangan masih dalam tahap awal dan belum ada informasi apakah hak paten ini akan dijadikan suatu produk baru di masa mendatang. Pendaftaran hak paten ini sebenarnya sudah dilakukan semenjak November 2020 lalu bersamaan dengan pematenan Haptic Feedback pada controller DualSense. Dalam dokumen hak paten tersebut juga ditunjukan sejumlah gambar yang sepertinya merujuk ke puwarupa controller baru untuk PSVR. Namun, sampai saat ini pihak Sony belum memberikan klarifikasi yang jelas mengenai teknologi tersebut.


Baca juga artike-artikel lainnya terkait Sony serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Lauda Ifram

Written by Lauda Ifram

Enjoy gaming but suck at it.

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published.