Sony sudah mengalami pukulan telak di era PlayStation 5 dengan tutupnya Concord, sebuah game live-service yang sudah mereka kembangkan bertahun-tahun lamanya. Berbagai judul besar seperti Marathon juga tampaknya tidak bawa profit besar bagi SIE. Namun, ada indikasi kalau Sony masih akan lanjut dengan game live-service di era next-gen.
Sony Ingin Tetap Rilis Game Live-Service di Era PlayStation 6

Dalam sebuah interview dengan Famitsu, CEO SIE Hideaki Nishino mengungkapkan kalau game live-service adalah konten yang akan terus menggaet pasar global. Sony disebutkan akan terus bermain di pasar tersebut melalui game first-party maupun third-party.
Perusahaan game asal Jepang tersebut juga tengah mempersiapkan game terbaru mereka Marvel Tokon: Fighting Souls. Menurut Nishino, genre live-service sendiri masih tergolong baru dan banyak developer yang masih mencoba hal baru di segmen ini.

Berbeda dengan game first-party, menurut Nishino tipe game live-service membutuhkan jumlah player yang banyak. Sehingga perilisan diluar platform PlayStation tetap dibutuhkan. Dengan begitu, ke depannya game multiplayer akan tetap rilis dua platform sekaligus, PS5/PS6 dan PC.
Rasanya ini pertama kalinya petinggi Sony buka suara mengenai posisi game first-party ke depannya. Dengan penjualan game first-party yang kini difokuskan untuk menjual hardware PlayStation, kehadiran game-as-a-service diharapkan bisa mempertahankan eksistensi mereka di PC.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















