Neverness to Everness (NTE) garapan Hotta Studio di bawah naungan Perfect World Games baru saja rilis beberapa waktu yang lalu. Respon terhadap gamenya sendiri bisa dibilang bercampur aduk antara positif dan negatif, terlepas telah mencatat keuntungan sebesar 254 miliar rupiah di hari pertamanya.
Satu hal yang belakangan ramai dibicarakan oleh banyak orang adalah tuduhan penggunaan AI—secara spesifik AI generatif untuk ragam visual dalam dunia NTE itu sendiri. Hal ini bahkan membuat VTuber populer Ironmouse membatalkan kerja sama sponsor berupa memainkan gamenya saat livestreram.
Lewat livestream yang ia gelar pada 4 Mei lalu, Ironmouse membatalkan kerja samanya tersebut karena menganggap pihak NTE telah berbohong kepada tim yang menangani sponsornya ketika ditanya terkait apakah ada penggunaan AI generatif dalam gamenya atau tidak.
Hal ini tentu juga mengingat bahwa sekitar beberapa minggu sebelum gamenya rilis, Yang Lei selaku sutradara eksekutif NTE menyebutkan (via Gamer Sky) bahwa penggunaan AI terbatas untuk pekerjaan preliminary sebagai referensi untuk mendapatkan panduan visual sesuai yang diharapkan tim pengembang.
Beberapa aset NTE yang dianggap hasil AI generatif
Adapun tuduhan penggunaan AI generatif tersebut diklaim dapat ditemukan di berbagai visual seperti poster di pinggir jalan maupun billboard, bahkan berupa video animasi. Salah satu di antaranya yang cukup menonjol adalah poster dan video yang terinspirasi dari film Weathering With You.

Pihak NTE sendiri sampai saat artikel ini diterbitkan belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan penggunaan AI generatif ini. Apakah mereka akan menarik kembali semua aset-aset visual tersebut, atau justru membiarkannya saja.
Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















