10 Game PS1 yang Dulu Tiada Hentinya Dimainkan di Rental

in ,
game ps1 tempat rental

Bagi kita yang generasi 80, 90, dan awal 2000an, pastinya pernah main PS1 di tempat rental. Walau era rental PS1 tidak seramai era rental PS2, faktanya yang datang dan main juga cukup ramai

Saya sendiri walau kala itu sudah punya PS1, juga pernah main di tempat rental. Nah kalau saya kala itu selalu gonta ganti game walau ada 1-2 yang menjadi langganan.

Tapi kebiasaan saya tersebut, bertolak belakang sekali dengan yang dilakukan penyewa lain. Rata-rata mereka justru lebih memilih memainkan game yang selalu sama setiap kali datang.

Bisa karena fans berat game nya, main bersama teman, atau memang malas saja untuk main game lainnya. Dan berikut, adalah 10 game PS1 yang dulu sering dimainkan di tempat rental tersebut.

1. Winning Eleven

Tanpa buang waktu, mari kita buka pembahasan daftarnya dengan franchise game sepak bola sejuta umat ini. Ya, dari zaman PS1 pun, inilah game yang mendominasi tempat rental.

Pokoknya setiap menoleh layar televisi, layarnya langsung berubah menjadi warna hijau. Lalu kita juga sering mendengar suara riuh teriakan bahkan, umpatan kotor. Sehingga tidak heran bila Winning Eleven sangat begitu populer dimainkan.

Rata-rata gamer Indonesia suka banget dengan olahraga sepak bola. Ya tidak perlu melihat dari kacamata gamer. Secara general, olahraga sepak bola memang olahraga yang digandrungi warga+62.

2. Crash Team Racing

Biasanya game balap mobil apapun itu, sangat terbatas atau khusus audiensnya. Tapi pernyataan ini berubah total ketika franchise Crash Bandicoot merilis game kart racing ini di tahun 1999.

Pokoknya mau gamer cilik, remaja, dewasa, semuanya serentak memainkan game yang juga disingkat dengan CTR ini. Apalagi dari keberadaan “bocil-bocil” di tempat rental. Mereka teriak, mengumpat kotor, dan juga tertawa girang di tempat sewa PS1 nya.

Dan pemandangan tersebut wajar sekali. Karena CTR adalah game kart racing yang benar-benar seru. Salah satu keunikannya adalah kita bisa mengeluarkan berbagai atribut senjata unik terhadap lawan untuk memenangkan balapannya.

3. Tekken 3

Game tarung Tekken semenjak game pertamanya rilis tahun 1995 di PS1, langsung menjadi game tarung favorit seluruh gamer. Virtua Fighter dan Street Fighter pun langsung ditinggalkan.

Namun tak dipungkiri puncak kepopuleran Tekken baru terlihat di Tekken 3 (1998). Bahkan dulu sampai dibuat turnamen game nya di berbagai pusat perbelanjaan negeri kita (saya pernah ikut tapi sayangnya gagal).

Berdasarkan pernyataan tersebut, maka tidak heran bukan jika Tekken 3 juga laris manis tanjung kimpul di berbagai tempat rental PS1? Mau jago atau tidak, yang penting mereka bahagia dan juga bisa mengasah skill main Tekken mereka.

4. Twisted Metal

Franchise game vehicular combat keluaran Sony Interactive Studios America ini benar-benar game-changing ketika rilis tahun 1995. Bahkan jauh sebelum orang tergila-gila dengan CTR, mereka dulunya lebih tergila-gila dengan Twisted Metal.

Alasannya tentu karena kenaturalan gamenya yang hanya tembak sana dan sini. Walau memang ada juga plot ceritanya, tapi seperti CTR atau game mobil balap atau vehicular combat lain, hal itu pun rasanya cukup begitu jarang diperhatikan.

Dan memang khusus untuk Twisted Metal, lebih sedikit gamer yang memainkannya di rental daripada CTR. Tapi bukan berarti tidak ada. Karena game ini juga dikenal menawarkan pengalaman bermain yang gokil dan seru.

5. Pepsi Man

Kalau sekarang ada Temple Run atau game-game endless runner sejenis lainnya, maka dulu di dekade 90an, ada Pepsi Man. Ya bisa kita katakan, kalau Pepsi Man adalah pionir dari genre endless runner tersebut.

Pokoknya tujuan main game ini ya hanya terus lari, lari, dan lari. Apabila ada halangan kita harus bisa sigap dan reflek untuk menghindarinya. Sehingga pengalaman yang didapat bisa benar-benar tegang dan seru dari awal hingga akhir.

Nah tipe-tipe game simpel tapi seru seperti Pepsi Man ini menjadi favorit di rental. Dan faktanya memang game ini sering dimainkan di berbagai tempat rental PS1 dulu. Saya saja sampai lumayan bosan melihatnya. Tapi kenyataannya memang pas dan sukses bukan?

6. Super Shoot Soccer

Seperti yang dijelaskan di poin Winning Eleven, rata-rata orang Indonesia suka dengan sepakbola. Jadi mau itu Winning Eleven, FIFA, atau apapun itu, asalkan game sepakbola, pasti dimainkan.

Termasuk juga dengan game bola yang fantasi ini. Padahal sudah jelas-jelas Super Shoot Soccer adalah game bola yang tidak se-realistis WE atau FIFA. Tapi gamer cuek-cuek saja. Mereka malah kecanduan dengan game ini.

Salah satu alasan utamanya adalah fun. Dan gak dipungkiri, unsur inilah yang penting dirasakan apabila ketika main game. Karena pada esensinya, main game adalah kegiatan untuk menghibur diri dan bukan untuk tetap di realita yang super stres.

7. Harvest Moon: Back to Nature

Namun di saat yang sama, banyak juga tipe gamer yang suka main game yang memiliki konsep gameplay seperti dunia nyata. Dan Harvest Moon: Back to Nature, adalah salah satu game yang sangat sesuai untuk menggambarkan definisi tersebut.

Bercocok tanam di pertanian keluarga, panen, menghasilkan keuntungan, bergaul dengan warga sekitar, lalu menikah dengan gadis pujaan. Kurang realistis apalagi?

Belum lagi gamenya memungkinkan kita untuk melakukan upgrade rumah dan ladang pertanian kita berkali-kali. Pokoknya main Harvest Moon: Back to Nature seperti mengurus diri sendiri. Gak heran jika banyak banget pemain rental yang terus-terusan menambah durasi bermainnya

8. WWF Smackdown 2: Know Your Role!

Pertunjukan gulat hiburan WWF (sekarang WWE) sebenarnya sudah eksis dari dekade 50an. Namun di Indonesia, pentas gulat berkarakter ini baru booming akhir 1999 dan awal 2000.

Hal ini tentunya karena salah satu program mingguan televisinya, Smackdown! baru masuk ke negerti kita di era-era tersebut. Dan ketika debut di salah satu stasiun televisi swasta, Smackdown! menjadi program yang sangat booming.

Tayang menjelang larut malam pun tidak masalah. Anak-anak dan remaja kala itu sampai rela tidur siang atau sore demi bisa nonton “dagelan olahraga” Vince McMahon ini. Otomatis, adaptasi video game nya pun juga digandrungi.

Adalah game keduanya inilah yang sering banget dimainkan oleh banyak orang (termasuk saya). Dan di tempat rental yang rata-rata bukan fans atau paham banget dengan pentas gulat profesional, mereka cuek saja dengan kealpaannya. Pokoknya yang penting pukul, banting, “smack”, dan seru-seruan.

9. Resident Evil 3: Nemesis

Di atas kertas, game action horor yang pada dasarnya main sendirian saja, semestinya bukan pilihan ideal bagi mereka yang main di rental. Tapi Resident Evil 3: Nemesis sukses menepis anggapan tersebut.

Hal ini karena Nemesis adalah game Resident Evil yang sangat enteng lagi adiktif. Belum lagi sosok Jill Valentine terlihat seksi dan badass serta Nemesis, terlihat sangat besar dan intimidatif.

Oh ya satu lagi, tantangan puzzle Resident Evil 3: Nemesis juga sangat  merepotkan namun menantang. Dengan seluruh atribut positif ini, sekali lagi tak heran RE3 menjadi salah stau favorit di tempat rental.

10. Bishi Bashi

Dan inilah game PS1 yang sering menjadi langganan di rental PS 1 dulu. Jangankan di rental, yang main di rumah saja kecanduan. Hal ini dikarenakan konsep gameplay-nya yang kocak dan adiktif banget.

Banyak sekali mini game yang dikemas dengan enteng dan menarik yang bisa dimainkan. Dan gamenya juga jauh lebih asyik dan ramai jika dimainkan bersama teman sekaligus saudara. Karena bisa tertawa dan merasa gregetan, itulah dua emosi yang sering kita rasakan setiap kali memainkan Bishi Bashi versi manapun.

Itulah tadi 10 game yang sering dimainkan di rental PS1 dulu. Dari 10 ini, game mana nih yang dulu kira-kira sering kamu mainkan di tempat rental?


Baca pula segala informasi lain terkait Game PS1, beserta dengan kabar-kabar menarik seputar dunia video game dari saya, Marvin Emir Ciputra. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Marvin

Written by Marvin

Pop Culture Freaks, Music Junkie, Singer, and everything in between.. :)