IGRS Bocor – Pada awal bulan April 2026, komunitas Gamer Indonesia mendapat kabar mengejutkan bagaimana label rating game dari badan Indonesia Game Rating System (IGRS) sempat muncul di Steam. Rating game tersebut banyak yang tidak sesuai dengan isi kontennya sampai pihak Indonesia Game Rating System, Komdigi, dan bahkan Steam memberikan klarifikasi terkait masalah itu.
Dan baru-baru ini muncul kabar bagaimana IGRS tidak sengaja membocorkan banyak informasi game baru yang sebelumnya sudah pernah diumumkan ke publik ataupun yang belum pernah diungkap sama sekali dari berbagai developer dimana hal ini langsung menjadi sorotan industri video game. Seperti apa kronologinya?
Kronologi IGRS Tak Sengaja Bocorkan Informasi Game Baru dari Backend Situsnya

Semua ini berawal dari sebuah postingan dari pengguna akun Reddit bernama Me_Finity pada 11 April 2026. Pada postingan tersebut dia sedang mencoba membuat Frontend alternatif untuk IGRS bernama IGRSDB (https://igrs.madeby.my.id/). Namun pada saat mengerjakannya, dia menemukan informasi bagaimana Backend pada situs Indonesia Game Rating System membocorkan informasi rahasia milik developer.
Me_Finity menjelaskan setidaknya ada kurang lebih 1000 email bocor milik berbagai developer. Dia juga menemukan adanya gameplay game yang seharusnya belum diperlihatkan ke publik bocor juga. Game tersebut diketahui adalah 007 First Light dan juga Sword Art Online Echoes of Aincrad.
Penemuan Me-Finity tersebut langsung menjadi sorotan komunitas Gamer Indonesia dan membahas bagaimana Backend pada situs IGRS bisa bocor. Apalagi informasi yang bocor tersebut masih ada yang belum diungkap ke publik oleh developer maupun publisher yang mendaftarkan rating game mereka ke situs Indonesia Game Rating System.
Lalu pada 13 April 2026, Me_Finity menemukan IGRS telah memperbaiki situs mereka dimana informasi sensitif milik developer dan publisher game pada Backend yang sempat muncul sebelumnya sudah dihapus oleh tim internalnya.
Jadi Sorotan Industri Video Game

Pada saat artikel ini ditulis (14/4), topik mengenai IGRS tidak sengaja membocorkan informasi game-game baru dari Backend situsnya ternyata tidak hanya jadi sorotan oleh komunitas Gamer Indonesia saja, bahkan ditanggapi oleh berbagai developer game lokal dan luar negeri.
Tanggapan dari Salah Satu Developer Game Lokal

Nanda selaku CEO Gamecom Team dan juga Director seri Troublemaker memberikan tanggapannya terkait hal ini. Dia sangat menyayangkan ketika mendengar isu tersebut.
Nanda menceritakan bahwa IGRS pernah mengundang beberapa developer lokal termasuk dia sendiri setahun yang lalu. Dari sana mereka sudah pernah menanyakan ke pihak terkait mengenai keamanan data developer. Terlebih ketika membagikan sceenshot atau video clip untuk kebutuhan rating ketika mereka melakukan submit form lewat Google Drive dimana developer sendiri yang juga membuat Drive-nya dan harus bisa diakses publik dengan link.
Dia mengungkap masukan tersebut sudah mereka sampaikan dan akan dipertimbangkan oleh pihak terkait. Jadi menurutnya dengan munculkan masalah ini menjadi kekhawatiran yang serius bagi para developer dan berharap ada klarifikasi yang transparan serta langka konkret untuk kedepannnya. Hal ini bertujuan agar bisa memastikan keamanan data developer benar-benar dijaga oleh IGRS.
Bahkan Nanda buka-bukaan dengan mengatakan bagaimana dia dan timnya sebagai developer capek ketika harus mengulang pembahasan dan diskusi dengan topik yang sama tiap tahunnya dengan hasilnya yang selalu sama juga.
Tanggapan dari Salah Satu Developer Game Luar Negeri

Sementara itu, Nic McConnell selaku Age Ratings Manager dari Riot Games turut membagikan pendapatnya mengenai masalah ini. Melalui akun Bluesky miliknya, dia merasa percaya kalau IGRS memiliki tim yang kecil dengan beban tugas yang besar tanpa adanya resource yang nyata.
Nic McConnell pernah bertemu dengan mereka setelah berbulan-bulan dia mencoba ‘kasih paham’ ke mereka di Instagram pada tahun lalu. Dari sana dia mulai memahami bagaimana tim IGRS merupakan kelompok kecil yang berisi orang-orang berusaha melakukan yang terbaik.
Ketika dia menjalankan tugasnya dalam mengisi prosedur rating game Riot ke IGRS, dia menemukan cara kerja sistem mereka berupa survey membahas mulai dari link disertai video footage disertai gambar konten gamenya, unsur kekerasan, bahasa kasar, seks, dan sejenisnya.
Lalu dia mengungkap setiap submission untuk mengisinya dilakukan secara manual dimana timnya membagikan video footage game mereka lewat link Google Drive yang awalnya dikunci. Lalu baru-baru ini juga timnya mendapat permintaan dari IGRS untuk meminta akses mereka. Dari situs dia merasa tidak heran jika ada beberapa link yang entah bagaimana terbuka secara luas pada saat proses ad hoc.
Nic McConnell menjelaskan kebocoran seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru, salah satu contohnya ketika mendaftar rating produk di Korea. Perlu kalian ketahui, badan rating game di korea sudah pernah beberapa kali membocorkan informasi rating game yang belum diumumkan ke publik.
Dari masalah ini, Nic McConnell dia menyarankan agar developer dan juga publisher video game hanya membagikan bahan-bahan material yang diperlukan saja untuk mengisi prosedur untuk pendaftaran rating game.
Itulah informasi mengenai kronologi kejadian IGRS tidak sengaja membocorkan informasi game baru dari Backend situsnya dimana hal ini menjadi sorotan oleh komunitas Gamer lokal maupun industri video game. Semoga saja kejadian seperti ini tidak terjadi lagi untuk kedepannya.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait IGRS atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.




![[Rumor] GTA VI Versi PC Rencananya akan Dirilis Tahun 2027 Mendatang 13 GTA VI PC](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/04/Rumor-GTA-VI-Versi-PC-Rencananya-akan-Dirilis-Tahun-2027-Mendatang-Header-350x250.jpg)

![[RUMOR] Sinopsis Metro 2039 Bocor ke Publik 15 Sinopsis Metro 2039](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/04/Sinopsis-Metro-2039-120x86.jpg)









