Belum lama ini, laptop baru Microsoft dengan spesifikasi terkini resmi diperkenalkan ke publik. Sayangnya, di tengah peluncurannya, Microsoft mengambil keputusan mengejutkan yang memicu kontroversi di komunitas teknologi, di mana varian termurah dari laptop ini justru hanya dibekali dengan kapasitas RAM sebesar 8GB.
Laptop Baru Microsoft Hadir dengan RAM 8GB, Meski Standarisasikan 16GB

Lalui laman resminya, laptop baru Microsoft dengan RAM 8GB dinilai sangat kontradiktif dengan kebijakan raksasa teknologi tersebut. Belum lama ini, Microsoft dengan lantang mengampanyekan bahwa standar minimal untuk mendapatkan sertifikasi perangkat Copilot+ PC dan menjalankan fitur AI Windows 11 secara lokal adalah RAM 16GB.

Kapasitas memori yang besar sangat penting agar AI lokal dapat berjalan lancar tanpa membebani penyimpanan SSD melalui sistem paging. Lucunya, laptop baru Microsoft ini dibanderol dengan harga premium mulai dari USD 1.299 atau sekitar 22 Jutaan Rupiah.

Langkah ini langsung menuai kritik pedas dan dianggap sebagai bentuk standar ganda. Pasalnya, Microsoft sempat menyindir kompetitornya, Apple, yang merilis laptop RAM 8GB, namun kini mereka justru menjual perangkat berspesifikasi serupa dengan harga yang jauh lebih mahal.
Bagi para pelaku bisnis dan perusahaan yang menjadi target pasar laptop ini, keterbatasan RAM tentu akan sangat mengorbankan performa dalam jangka panjang. Menjalankan aktivitas multitasking harian yang intens ditambah pemrosesan AI terintegrasi dipastikan akan terasa kurang optimal pada sistem memori yang minim tersebut di Windows 11.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com






![[RUMOR] Leak Sandrone Genshin Impact Beredar di Linimasa 10 Leak Sandrone Genshin Impact](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/05/1-11-120x86.avif)









