Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > TECH

[Opini] Mengapa Earphone Kabel Kembali Tren Belakangan Ini?

by Andi
21 Juni 2026
in TECH, OPINI
Reading Time: 7 mins read
A A
0
Earphone Kabel
0
SHARES
48
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter
  • Mengapa Earphone Kabel Kembali Populer?
    • Digital Fatigue dan Beban Mental Harus Selalu "Nge-cas"
    • Umur Pakai TWS yang Pendek vs Investasi Jangka Panjang
    • Urusan Performa: Audio Lossless dan Latensi Nol
    • Solusi Nyeleneh Anti-Hilang Sebelah
    • Simbol "Jangan Ganggu Saya"
    • Kesimpulan

Earphone kabel populer – Begitu Apple dengan berani menghilangkan colokan audio jack 3.5mm di HP mereka, industri langsung gempar. Langkah itu disebutkan sebagai keberanian dan diikuti oleh hampir semua pabrikan smartphone lainnya. Ia membawa pesan kalau masa depan adalah nirkabel. Kita pun dipaksa bermigrasi ke True Wireless Stereo (TWS). Telinga kita mulai dipenuhi oleh AirPods, Galaxy Buds, dan ratusan jenis TWS lainnya yang menawarkan kepraktisan tanpa ribet terlilit kabel.

Namun, kalau kamu perhatikan postingan media sosial belakangan ini, atau sekadar melihat anak-anak muda yang nongkrong di kafe, ada pemandangan yang menarik. Kabel earphone dan iem yang menjuntai dari telinga ke kantong celana kini kembali menghiasi pandangan.

Berdasarkan data penjualan global, pasar aksesoris audio mengalami anomali besar. Setelah bertahun-tahun turun drastis, penjualan perangkat audio berkabel melonjak hingga 20 persen. Tren ini tak hanya terjadi di kalangan netizen biasa. Banyak artis dan selebriti terlihat kembali menggunakan earbuds berkabel.

Mengapa teknologi yang sudah dianggap “pensiun” ini bisa bangkit kubur dan bahkan dianggap keren lagi? Mari kita bedah fenomena unik tersebut di artikel ini, brott!

Mengapa Earphone Kabel Kembali Populer?

earphone kabel
Earphone berkabel

Alasan pertama yang tidak bisa dibantah adalah faktor kultur dan fashion. Generasi milenial bahkan sampai gen Z sedang sangat terobsesi dengan segala hal yang berbau nostalgia awal tahun 2000-an alias estetika Y2K. Mungkin kamu sudah sering melihat video YouTube atau TikTok membahas berbagai teknologi analog yang retro. Mulai dari tren kamera digital saku jadul yang hasilnya agak buram, HP lipat jaman dulu, sampai piringan hitam kembali diburu. Earbuds berkabel masuk ke dalam pusaran tren tersebut sebagai retro-tech aesthetic.

Fenomena ini dikenal sebagai counter-signaling. Di saat semua orang di transum atau di jalan menggunakan TWS yang bentuknya mirip dan membosankan, memakai earphone berkabel yang menjuntai justru menjadi sebuah pernyataan untuk berani beda. Dengan begitu, ia sekaligus menjadi simbol kalau dirinya tidak sama dengan orang lain.

Sekilas kabel yang menggantung itu memberikan kesan santai, sedikit berantakan tapi estetik, dan sangat pas masuk ke dalam frame foto OOTD di Instagram atau TikTok. Menggunakan barang yang kurang nyaman di era modern sengaja dilakukan untuk menunjukkan identitas diri yang independen, dan disatu sisi membelot dari budaya mainstream.

Digital Fatigue dan Beban Mental Harus Selalu “Nge-cas”

Jujur saja, hidup di zaman sekarang itu melelahkan karena hampir semua barang di sekitar kita butuh daya listrik. Kamu harus mengisi daya smartphone, laptop, smartwatch, tablet, dan sekarang ditambah TWS. Manajemen baterai ini lama-lama memicu rasa cemas kalau perangkat kita tiba-tiba mati di saat yang tidak tepat.

Disatu sisi, TWS memang sangat praktis. Sampai di suatu momen ketika kamu sedang buru-buru berangkat kerja dan baru sadar kalau baterai case TWS kamu habis. Belum lagi drama kalau salah satu sisi earbud lupa ditaruh di dalam wadahnya dengan posisi tepat, membuat baterai kanan penuh sementara baterai kiri kosong total.

Berbeda halnya kalau kamu menggunakan earphone berkabel. Kamu tinggal ambil dari dalam tas atau pouch (untuk beberapa IEM mahal), colok ke lubang USB-C atau adapter HP, dan musik langsung berputar. Tidak perlu proses pairing Bluetooth yang kadang suka glitch atau terputus di area padat sinyal. Perangkat berkabel merupakan sebuah teknologi yang reliable tanpa tetek bengek.

Umur Pakai TWS yang Pendek vs Investasi Jangka Panjang

tws
TWS

Masalah terbesar dari TWS yang jarang dibahas saat iklan adalah masalah planned obsolescence atau usia pakai yang memang sengaja dirancang pendek karena keterbatasan teknologi baterai lithium di dalamnya. Pembahasan soal keusangan terencana pernah di bahas di artikel ini.

Setelah 18 sampai 24 bulan penggunaan intensif sehari-hari, kapasitas baterai mungil di dalam TWS hampir pasti akan turun drastis. TWS premium yang kamu beli seharga jutaan Rupiah, dua tahun kemudian mungkin hanya bisa bertahan 1 atau 2 jam saja dalam sekali pakai. Parahnya lagi, baterai sekecil itu hampir mustahil untuk diganti secara mandiri. Alhasil, TWS tersebut berakhir menjadi sampah elektronik di tempat pembuangan.

Bandingkan dengan earbuds berkabel seharga dua ratus ribuan. Karena tidak menggunakan komponen baterai di dalamnya, umur pakainya bisa bertahan bertahun-tahun selama kabelnya tidak putus atau rusak parah karena digigit peliharaan. Dari segi hitung-hitungan finansial dan keberlanjutan lingkungan, perangkat berkabel jelas menang telak.

Belum lagi harga earphone bajet sudah banyak sekali pilihannya belakangan ini. Mau dari tipe IEM atau pun earbuds, sudah bisa dibeli dengan harga murah. Contoh saja, dengan harga 200 sampai 500 ribuan kamu sudah bisa mendapatkan merk terkenal seperti Moondrop, Tanchjim, 7Hz, Kz, dan banyak lagi brand audio lainnya.

Urusan Performa: Audio Lossless dan Latensi Nol

earphone kabel
IEM

Bagi para penikmat musik garis keras (audiophile) dan para gamer pembuat konten, kabel adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Teknologi Bluetooth, secanggih apa pun versinya sekarang, masih mengandalkan kompresi data untuk mengirimkan sinyal suara dari HP ke telinga kamu. Proses kompresi ini menghilangkan detail-detail kecil dari instrumen musik yang sedang didengarkan.

Melalui jalur kabel, sinyal audio dikirimkan secara analog tanpa kompresi digital. Hasil suara yang didengar jauh lebih utuh, jernih, dan natural. Menariknya, pabrikan audio sekarang sudah pintar dengan merilis earbuds berkabel yang langsung menggunakan colokan USB-C lengkap dengan DAC bawaan di dalam kabelnya. Jadi, kualitas suaranya tetap optimal meski dicolok ke HP keluaran terbaru yang tidak punya lubang audio jack 3,5mm.

Selain kualitas suara, ada satu hal lagi yang krusial: latensi. Saat bermain game kompetitif seperti PUBG Mobile atau Mobile Legends, delay suara sepersekian detik saja bisa menentukan hidup dan mati karaktermu di dalam game. TWS masih sering mengalami delay tipis antara visual di layar dan suara yang keluar. Dengan kabel, latensi itu berada di angka nol mutlak. Apa yang terjadi di layar langsung terdengar di telinga detik itu juga.

Solusi Nyeleneh Anti-Hilang Sebelah

Pernahkah kamu merasakan kepanikan luar biasa saat menyadari salah satu sisi TWS kamu hilang entah kemana? Entah itu jatuh ke dalam kolong kursi mobil, terselip di sela kasur, atau lebih tragis lagi: jatuh ke dalam saluran air saat kamu sedang berjalan di trotoar. Kehilangan sebelah sisi TWS adalah salah satu perasaan paling menyebalkan karena membeli satu sisinya saja secara terpisah harganya sering kali tidak masuk akal atau bahkan tidak bisa dilakukan.

Masalah menyebalkan ini tidak akan pernah terjadi di dunia kabel. Jika salah satu sisi lepas dari telinga, dia akan tetap menggantung dengan aman di lehermu. Bahkan, kabel ini punya fungsi lain yang cukup kocak yaitu menyelamatkan HP kamu dari benturan saat tidak sengaja terjatuh dari genggaman karena HP tersebut akan tertahan oleh kabel earphone yang masih terpasang kuat di telingamu.

Simbol “Jangan Ganggu Saya”

earphone kabel
Do not disturb ya

Salah satu alasan sosiologis menarik mengapa para pekerja kantoran atau budak korporat kembali melirik kabel. Memakai TWS yang ukurannya makin kecil terkadang membuat orang lain tidak sadar kalau kita sedang mendengarkan sesuatu. Akibatnya, rekan kerja sering tiba-tiba mengajak mengobrol, dan saat kita tidak merespon, kita malah dicap sombong atau tidak sopan.

Kabel memberikan tanda batasan sosial yang sangat jelas dan terlihat dari kejauhan. Kabel yang menjuntai dari telinga adalah simbol komunikasi non-verbal universal, yang secara tidak langsung berbunyi: “Saya sedang sibuk atau sedang fokus, tolong jangan diganggu.” Banyak orang bahkan sengaja memakai kabel ini tanpa memutar musik sama sekali hanya demi mendapatkan ketenangan di ruang kerja. Penulis termasuk salah satunya, hehe.

Kesimpulan

Kebangkitan kembali earbuds berkabel membuktikan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu berjalan lurus ke depan. Terkadang, saat sebuah inovasi bergerak terlalu cepat dan menjadi terlalu rumit, manusia akan secara alami mencari jalan pulang menuju sesuatu yang lebih sederhana dan fungsional.

TWS tentu tidak akan punah dalam waktu dekat karena kenyamanannya untuk aktivitas berat seperti berolahraga atau saat menyetir memang belum ada tandingannya. Kalau kamu gimana? Apa pilihan kamu?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: tech
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

7 Aksesoris Desk Setup untuk PC dan Laptop, Cocok untuk WFH

Next Post

7 Hero Counter Diggie Mobile Legends, Jangan Sampai Ultimate-nya Aktif!

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Developer Game Unity Godot

Developer Game Ini Ungkap Perbedaan Unity dan Godot, Mana yang Lebih Bagus?

by Friliando
4 minggu ago
0

Seorang developer game mencoba membandingkan Engine Unity dan Godot dari segi performa dan kemudahan fitur bagi para developer.

Produksi Robot Serigala

Jepang Kewalahan Produksi Robot Serigala Pengusir Beruang

by Andi
1 bulan ago
0

Permintaan melebihi produksi

tentara uk

Data Sensitif Tentara UK Bocor Lewat Aplikasi Strava

by Andi
3 bulan ago
0

Waduh, data sensitif negara tuh

produksi sd card

Sony Stop Produksi SD Card untuk Sementara Waktu

by Andi
3 bulan ago
0

Apakah akan melonjak karena langka?

Load More
Please login to join discussion
Rox Doram Rectangle Banner 300x250

Gamebrott Latest

Counter Diggie Mobile Legends

7 Hero Counter Diggie Mobile Legends, Jangan Sampai Ultimate-nya Aktif!

by Nadia Haudina
5 jam ago
0

Earphone Kabel

[Opini] Mengapa Earphone Kabel Kembali Tren Belakangan Ini?

by Andi
7 jam ago
0

Aksesoris Desk Setup

7 Aksesoris Desk Setup untuk PC dan Laptop, Cocok untuk WFH

by Andi
7 jam ago
0

Grow A Garden 2 Vs Grow A Garden 1

Grow A Garden 2 dan Grow A Garden 1, Apa Saja Perbedaannya?

by Javier Ferdano
7 jam ago
0

Claude Guillemot Co-Founder Ubisoft

Claude Guillemot, Co-Founder Ubisoft Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Pesawat

by Muhammad Faisal
15 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Redeem Code Grow A Garden 2

Daftar Redeem Code Grow a Garden 2 Roblox Terbaru Juni 2026!

by Javier Ferdano
6 hari ago
0

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan Juni 2026

by Muhammad Faisal
3 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
6 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
6 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

Load More
© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited