Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI > Semakin Mirip iOS, Mengapa OS Android Kian Tertutup?

Semakin Mirip iOS, Mengapa OS Android Kian Tertutup?

by Andi
14 Oktober 2025
in OPINI, Android, TECH
Reading Time: 4 mins read
A A
0
os android
0
SHARES
559
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Salah satu keunggulan OS Android adalah memberikan kebebasan kepada pengguna untuk melakukan apa saja, memasang aplikasi apa, dari mana saja, dan kapan saja sesuai kemauan. Dari sejak pertama kali rilis, bagian itu selalu menjadi ciri khas dan keunggulan tersendiri dibanding OS mobile lainnya.

Namun, perlahan semakin modern Google sebagai pengembang OS tersebut tampaknya sudah mulai melunturkan nilai-nilai yang dianut oleh Android sejak lama. Beberapa kebijakan baru mereka bahkan menghambat perkembangan skema custom ROM.

Lantas, sebenarnya apa yang menjadi penyebab perubahan drastis seperti ini? Apakah Google sudah menunjukkan kalau mereka ingin punya kontrol penuh terhadap OS buatan mereka sendiri, seperti yang dilakukan oleh Apple?

Daftar isi

  • Mengapa OS Android Semakin Tertutup dan Mirip iOS?
    • Semakin Closed-Source
    • Apa Harapan Terakhir?

Mengapa OS Android Semakin Tertutup dan Mirip iOS?

os android
Dukungan untuk pengembang open-source semakin minim?

Kelebihan yang dimiliki Android dan tidak pada iOS adalah kemampuan untuk memasang aplikasi di luar PlayStore. Beberapa pengguna menyebut ini sebagai sideloading, beberapa tdak setuju dengan istilah itu karena seakan-akan membuat pemasangan aplikasi melalui Google saja yang dinilai “resmi” sedangkan jalur lainnya tidak.

Tapi, tampaknya kemampuan tersebut juga mulai akan dihilangkan atau setidaknya dibatasi oleh Google. Terutama dengan hadirnya program baru mereka yang mengharuskan pengembang aplikasi mendaftarkan jika ingin merilis aplikasi di luar PlayStore. Program tersebut akan masuk ke fase uji coba mulai tahun depan dan diaplikasi secara global pada 2027 mendatang.

Yang menjadi pertanyaan besarnya adalah mengapa harus sekarang, ketika rata-rata pengguna sudah puas dengan cara kerja Android yang jauh lebih terbuka, open-source, dan juga bebas?

Google sendiri mengaku kalau aplikasi “sideload” memiliki risiko lebih tinggi terhadap malware dibandingkan dengan aplikasi yang ada di PlayStore. Bahkan Google menyebutkan angka fantastis 50 kali lipat lebih rentan dalam data mereka.

Kesempatan yang diambil Google untuk berlakukan verifikasi pengembang ini menimbulkan gelombang kekhawatiran bagi para power user. Terutama kalau pengguna tersebut menginginkan aplikasi dengan sumber terbuka (FOSS) yang kebanyakan diantaranya tidak ada di layanan toko Google. Pilihan aternatif menarik terletak pada F-droid yang memang berisi aplikasi open-source dari pengembang kecil.

image 76
Sistem verifikasi mengubah banyak hal

Pihak Google sepertinya mau tidak mau (atau sengaja) mengorbankan mereka yang melek terhadap risiko dan memilih melindungi pengguna yang jauh lebih awam, namun dengan cara yang menyulitkan untuk semuanya. Imbasnya, pengembang dengan skala kecil atau pengembang dengan sumber terbuka jadi disulitkan karena tidak semua orang ingin menampilkan data pribadi untuk dikelola oleh perusahaan sebesar Google.

Hasil akhirnya, mereka yang sangat peduli terhadap data privasi akan berhenti mengembangkan aplikasi karena tuntutan verifikasi oleh Google. Sisi positifnya, kini aplikasi menjadi jauh lebih aman karena ada pertanggungjawaban yang harus disandang oleh pengembang dan tidak boleh sembarang membuat aplikasi dengan susupan malware.

Semakin Closed-Source

image 77
Hidup pengembang custom ROM jadi lebih sulit

Sejatinya Android adalah sistem operasi open-source dimana sumber dari OS tersebut bisa digunakan oleh siapa pun untuk mengembangkan sendiri custom ROM mereka. Jika kamu adalah pengoprek Android sejak lama, sudah pasti tidak asing dengan istilah AOSP. Berbagai custom ROM populer bahkan menjadi pilihan yang lebih menarik dibanding harus menggunakan OS bawaan dari HP itu sendiri.

Hanya saja, Google juga tampaknya mulai mengurangi potensi untuk para pengembang custom ROM, seperti yang dirasakan oleh pengembang LineageOS. Menurutnya, kebijakan baru Google berdampak terhadap tingkat kesulitan pengembangan custom ROM untuk Google Pixel semakin meningkat. Mereka harus melakukan reverse-engineering karena Google tidak lagi memasukkan device tree ponsel Pixel dalam build AOSP terbaru mereka.

Alasan yang dikemukakan Google adalah demi memisahkan diri antara AOSP dengan Pixel. Tujuannya agar AOSP menjadi lebih fleksibel dan tidak hanya bergantung pada apa yang diberikan oleh Google sebagai basisnya. Sampai-sampai Google malah turut menghilangkan souce code kernal Pixel yang menjadi referensi bagi pengembang custom ROM lain untuk mengambil fitur, update keamanan dan lain sebagainya.

Apa Harapan Terakhir?

image 78
Kemana akhir dari kebijakan ini?

Pengambilan kebijakan Google ini sejatinya hanya akan menghambat perkembangan aplikasi berbasis open-source. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Apakah semuanya harus berakhir dibawah kontrol Google? Banyak yang berharap pada petisi kepada komisi di Eropa yang biasanya sangat anti terhadap monopoli seperti ini.

Sehingga satu-satunya harapan terakhir terletak pada Digital Market Acts di Uni Eropa agar bisa gagalkan usaha Google. Kalau menurut kamu gimana? Apakah Google memang sudah seharusnya menutup celah kerentanan atau ada solusi lain yang bisa menyenangkan semua pihak?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: android
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Campaign Battlefield 6 Suruh Pemainnya Uninstall Ketika Sudah Tamat

Next Post

Guide Champions Meeting Leo Cup Umamusume Pretty Derby

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Game Android Spesial Lebaran 2026

7 Game Android Spesial Lebaran Terbaik 2026, Kumpul Bareng Makin Seru!

by Nadia Haudina
1 minggu ago
0

Game Android Spesial Lebaran 2026 —Lebaran semakin dekat, dan merayakan hari raya Idul Fitri di tahun ini sambil kumpul bareng...

Game Ngabuburit Android 2026

7 Game Ngabuburit Android Terbaik 2026 Buat Temani Kamu di Bulan Puasa!

by Nadia Haudina
2 minggu ago
0

Game Ngabuburit Android 2026 — Android adalah salah satu media video game yang banyak dimainkan oleh para gamer jika sedang...

SK Hynix Kenalkan LPDDR6 1c

SK Hynix Kenalkan RAM LPDDR6 1c, Lebih Kencang dan Irit Daya?

by Bima
2 minggu ago
0

Industri perangkat pintar global kembali diramaikan dengan pengumuman mengenai standar memori terbaru yang akan segera diproduksi secara massal. Kabar bahwa...

Google Siapkan Aluminium OS 2026

Google Siapkan Aluminium OS untuk Laptop Konsumen di Tahun 2026

by Bima
2 minggu ago
0

Dunia teknologi baru saja dikejutkan dengan sebuah pengumuman besar di ajang MWC 2026 mengenai masa depan laptop. Kabar bahwa Google...

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Player Final Fantasy VII Rebirth Usia

Player Final Fantasy VII Rebirth Rata-rata Berusia di Atas 30 Tahun

by Deia Averina
16 jam ago
0

Capcom tak akan gunakan AI generatif

Capcom Tidak akan Menggunakan Generative AI untuk Aset Game Mereka

by Deia Averina
16 jam ago
0

Co-Creator Overwatch Zelda

Co-Creator Overwatch Sebut Zelda BOTW Game Terbaik Sepanjang Masa

by Arif Gunawan
16 jam ago
0

Naoki Yoshida Final Fantasy

Naoki Yoshida Ungkap Gamer Muda Sulit Tertarik dengan Seri Final Fantasy

by Arif Gunawan
17 jam ago
0

Turnamen Street Fighter 6

Turnamen Street Fighter 6 Berhadiah Alat Tensimeter Untuk Player Berusia Lanjut

by Nadia Haudina
18 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Maret 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
4 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
3 bulan ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2026

by Muhammad Faisal
2 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
3 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited