Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • TopupNEW
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • TopupNEW
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > OPINI > Semakin Mirip iOS, Mengapa OS Android Kian Tertutup?

Semakin Mirip iOS, Mengapa OS Android Kian Tertutup?

by Andi
14 Oktober 2025
in OPINI, Android, TECH
Reading Time: 4 mins read
A A
0
os android
0
SHARES
568
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Salah satu keunggulan OS Android adalah memberikan kebebasan kepada pengguna untuk melakukan apa saja, memasang aplikasi apa, dari mana saja, dan kapan saja sesuai kemauan. Dari sejak pertama kali rilis, bagian itu selalu menjadi ciri khas dan keunggulan tersendiri dibanding OS mobile lainnya.

Namun, perlahan semakin modern Google sebagai pengembang OS tersebut tampaknya sudah mulai melunturkan nilai-nilai yang dianut oleh Android sejak lama. Beberapa kebijakan baru mereka bahkan menghambat perkembangan skema custom ROM.

Lantas, sebenarnya apa yang menjadi penyebab perubahan drastis seperti ini? Apakah Google sudah menunjukkan kalau mereka ingin punya kontrol penuh terhadap OS buatan mereka sendiri, seperti yang dilakukan oleh Apple?

Daftar isi

  • Mengapa OS Android Semakin Tertutup dan Mirip iOS?
    • Semakin Closed-Source
    • Apa Harapan Terakhir?

Mengapa OS Android Semakin Tertutup dan Mirip iOS?

os android
Dukungan untuk pengembang open-source semakin minim?

Kelebihan yang dimiliki Android dan tidak pada iOS adalah kemampuan untuk memasang aplikasi di luar PlayStore. Beberapa pengguna menyebut ini sebagai sideloading, beberapa tdak setuju dengan istilah itu karena seakan-akan membuat pemasangan aplikasi melalui Google saja yang dinilai “resmi” sedangkan jalur lainnya tidak.

Tapi, tampaknya kemampuan tersebut juga mulai akan dihilangkan atau setidaknya dibatasi oleh Google. Terutama dengan hadirnya program baru mereka yang mengharuskan pengembang aplikasi mendaftarkan jika ingin merilis aplikasi di luar PlayStore. Program tersebut akan masuk ke fase uji coba mulai tahun depan dan diaplikasi secara global pada 2027 mendatang.

Yang menjadi pertanyaan besarnya adalah mengapa harus sekarang, ketika rata-rata pengguna sudah puas dengan cara kerja Android yang jauh lebih terbuka, open-source, dan juga bebas?

Google sendiri mengaku kalau aplikasi “sideload” memiliki risiko lebih tinggi terhadap malware dibandingkan dengan aplikasi yang ada di PlayStore. Bahkan Google menyebutkan angka fantastis 50 kali lipat lebih rentan dalam data mereka.

Kesempatan yang diambil Google untuk berlakukan verifikasi pengembang ini menimbulkan gelombang kekhawatiran bagi para power user. Terutama kalau pengguna tersebut menginginkan aplikasi dengan sumber terbuka (FOSS) yang kebanyakan diantaranya tidak ada di layanan toko Google. Pilihan aternatif menarik terletak pada F-droid yang memang berisi aplikasi open-source dari pengembang kecil.

image 76
Sistem verifikasi mengubah banyak hal

Pihak Google sepertinya mau tidak mau (atau sengaja) mengorbankan mereka yang melek terhadap risiko dan memilih melindungi pengguna yang jauh lebih awam, namun dengan cara yang menyulitkan untuk semuanya. Imbasnya, pengembang dengan skala kecil atau pengembang dengan sumber terbuka jadi disulitkan karena tidak semua orang ingin menampilkan data pribadi untuk dikelola oleh perusahaan sebesar Google.

Hasil akhirnya, mereka yang sangat peduli terhadap data privasi akan berhenti mengembangkan aplikasi karena tuntutan verifikasi oleh Google. Sisi positifnya, kini aplikasi menjadi jauh lebih aman karena ada pertanggungjawaban yang harus disandang oleh pengembang dan tidak boleh sembarang membuat aplikasi dengan susupan malware.

Semakin Closed-Source

image 77
Hidup pengembang custom ROM jadi lebih sulit

Sejatinya Android adalah sistem operasi open-source dimana sumber dari OS tersebut bisa digunakan oleh siapa pun untuk mengembangkan sendiri custom ROM mereka. Jika kamu adalah pengoprek Android sejak lama, sudah pasti tidak asing dengan istilah AOSP. Berbagai custom ROM populer bahkan menjadi pilihan yang lebih menarik dibanding harus menggunakan OS bawaan dari HP itu sendiri.

Hanya saja, Google juga tampaknya mulai mengurangi potensi untuk para pengembang custom ROM, seperti yang dirasakan oleh pengembang LineageOS. Menurutnya, kebijakan baru Google berdampak terhadap tingkat kesulitan pengembangan custom ROM untuk Google Pixel semakin meningkat. Mereka harus melakukan reverse-engineering karena Google tidak lagi memasukkan device tree ponsel Pixel dalam build AOSP terbaru mereka.

Alasan yang dikemukakan Google adalah demi memisahkan diri antara AOSP dengan Pixel. Tujuannya agar AOSP menjadi lebih fleksibel dan tidak hanya bergantung pada apa yang diberikan oleh Google sebagai basisnya. Sampai-sampai Google malah turut menghilangkan souce code kernal Pixel yang menjadi referensi bagi pengembang custom ROM lain untuk mengambil fitur, update keamanan dan lain sebagainya.

Apa Harapan Terakhir?

image 78
Kemana akhir dari kebijakan ini?

Pengambilan kebijakan Google ini sejatinya hanya akan menghambat perkembangan aplikasi berbasis open-source. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Apakah semuanya harus berakhir dibawah kontrol Google? Banyak yang berharap pada petisi kepada komisi di Eropa yang biasanya sangat anti terhadap monopoli seperti ini.

Sehingga satu-satunya harapan terakhir terletak pada Digital Market Acts di Uni Eropa agar bisa gagalkan usaha Google. Kalau menurut kamu gimana? Apakah Google memang sudah seharusnya menutup celah kerentanan atau ada solusi lain yang bisa menyenangkan semua pihak?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Tags: android
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Campaign Battlefield 6 Suruh Pemainnya Uninstall Ketika Sudah Tamat

Next Post

Guide Champions Meeting Leo Cup Umamusume Pretty Derby

Andi

Andi

Menyukai game namun terhalang motion sickness, hampir tidak bisa memainkan game FPS karena itu. Pencinta Fate series dan Nasuverse in general

Related Posts

Xiaomi 17t 2026

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 17T Beredar, Bawa Chipset Dimensity 8500 Ultra

by Bima
6 hari ago
0

Xiaomi 17T kini menjadi perbincangan hangat di komunitas teknologi setelah bocoran spesifikasi resminya mulai beredar di internet. Melompati penomoran angka...

Top Up Free Fire Murah 2026

Cara Top Up Free Fire Murah dan Aman: Panduan Lengkap untuk Pemain Indonesia

by Bima
6 hari ago
0

Free Fire menjadi salah satu game mobile yang banyak dimainkan di Indonesia saat ini. Sehingga membuat pengembangnya, yaitu Garena sering...

Gimmick Spesifikasi Smartphone

7 Gimmick Spesifikasi Smartphone, Awas Jangan Sampai Kegocek!

by Andi
1 minggu ago
0

Ada baiknya riset dulu sebelum beli

Protokol Fast Charging

Mengapa Ada Banyak Protokol Fast Charging untuk Android?

by Andi
2 minggu ago
0

Kenapa tiap brand beda-beda namanya?

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

God of War: Laufey

[RUMOR] God of War: Laufey Kemungkinan Rilis Sebelum Tahun 2028

by Nadia Haudina
7 jam ago
0

Founder Zynga Developer Game

Founder Zynga Mengajak Developer Lain Buang Gengsi dan Tidak Malu Meniru Game Lain

by Friliando
13 jam ago
0

Roadmap Crimson Desert DLC Expansion

Roadmap Crimson Desert Ungkap Bakal Ada Konten Baru dan DLC Expansion

by Arif Gunawan
13 jam ago
0

Penjualan Game First-Party PlayStation

Penjualan Game First-Party PlayStation Mengalami Penurunan Dalam 5 Tahun Terakhir

by Arif Gunawan
14 jam ago
0

Kreator God of War Laufey

Kreator God of War 1 dan 2 Berikan Kritik Pedas Terhadap Game God of War Laufey

by Muhammad Faisal
14 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan Juni 2026

by Muhammad Faisal
2 hari ago
0

Kreator God of War Laufey

Kreator God of War 1 dan 2 Berikan Kritik Pedas Terhadap Game God of War Laufey

by Muhammad Faisal
14 jam ago
0

Player Forza Horizon 6 Livery

Player Forza Horizon 6 di-Banned 3 Hari Karena Desain Livery Mobilnya Dianggap Terlalu Sugestif

by Muhammad Faisal
15 jam ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
5 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
5 bulan ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited