Wabah Corona Terus Khawatirkan Developer untuk Hadir, GDC 2020 Terpaksa Diundurkan

wabah virus korona nasib gdc 2020 serupa mwc 2020 12g6QDZ7Zl

EA, Epic Games, Kojima Productions, Sony dan masih banyak lagi membatalkan kehadiran mereka ke GDC 2020 karena kekhawatiran akan wabah Covid-19. Dengan semakin hari semakin banyak perusahaan yang membatalkan tiket mereka, penyelenggara acara memutuskan untuk mengundurkan event 2020 hingga musim panas mendatang.

Lewat Twitter, Simon Carless, organizer dari GDC jelaskan bahwa semua pengunjung yang telah terlanjur membeli tiket akan diberikan akses untuk refund penuh. Bagi mereka yang telah memesan ruang hotel dalam “GDC room block” nantinya juga akan dibantu untuk membatalkan jadwal mereka tanpa penalti atau denda apapun.

Menurut salah satu peserta yang telah menerima email konfirmasi dari GDC, refund akan diproses dalam waktu 4-6 minggu. Meskipun mendapatkan refund, yang menjadi masalah untuk para peserta ialah mereka telah mengeluarkan dana untuk visa, penerbangan, hotel dan biaya-biaya lain di luar tiket masuk.  Untuk membantu mengurangi kerusakan tersebut, Gamedev.world membangun fundraiser untuk membantu mereka yang benar-benar dipengaruhi oleh penundaan acara ini.

GDC merupakan acara yang dikhususkan untuk developer dan juga para profesional industri video game. Tak hanya sekedar mengumumkan game baru, event ini juga menjadi ajang developer untuk berbagi pengalaman serta ruang diskusi. GDC juga menjadi tuan rumah untuk GDC Awards, ajang merayakan game-game terbaik selama satu tahun terakhir.

Selain GDC 2020, wabah virus Corona juga membuat banyak studio batal hadiri Pax East 2020. Sony, Square Enix, Capcom, CDPR dan masih banyak lagi telah membatalkan kehadiran mereka karena lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan karyawan. Belasan turnamen esports juga terkena dampak oleh wabah virus ini dengan beberapa terpaksa ditunda dan bahkan dibatalkan keseluruhan.


Baca pula informasi lain terkait GDC 2020 beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana.

Exit mobile version