Rasanya prosesor adalah komponen yang cukup tahan terhadap kenaikan harga belakangan ini. Fokus utama biasanya terletak pada RAM, SSD, dan juga kartu grafis. Tapi, kini ada indikasi kalau prosesor juga akan mengalami kenaikan sepanjang tahun 2026.
Harga Prosesor AMD dan Intel Naik Karena Agentic AI

Menurut laporan CTEE, selama bulan Maret 2026, harga CPU baik dari kubu merah mau pun biru sudah naik 5% hingga 10% dalam waktu sebulan. Kenaikan ini diaporkan hanya gelombang pertama, mengisyaratkan kalau kondisinya bisa saja serupa dengan GPU.
Naiknya harga dilaporkan karena semakin populernya Agentic AI. Workflow dari kecerdasan buatan ini memerlukan prosesor yang ngebut dan membuatnya kembali relevan di datacenter.

Agentic AI memerlukan kemampuan pencarian database secara cepat, sebuah tugas yang dilakukan oleh CPU. Sehingga kini ketergantungan terhadap GPU dan prosesor sama pentingnya. Ada pun faktor lainnya adalah prosesor dikembangkan dengan teknologi memprosesan terbaru yang saling bertabrakan dengan komponen lain. Sehingga produksi juga saling rebutan dengan komponen lain karena berada di jalur produksi yang sama.
Kenaikan harga kedua diprediksi akan terus terjadi sepanjang 2026 ini dengan angka 8% hingga 10% di pertengahan kedua tahun ini. Bahkan AMD dikabarkan akan menaikkan harga 2 kali di tahun ini pada Q2 dan Q3 2026. Akumulasinya diprediksikan akan berada di angka 16% hingga 17%.
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















